"Kau sudah pulang?" Nermin terkejut saat melihat Aisha masuk ke dalam rumah. "Tumben sekali jam segini sudah pulang. Biasanya kau selalu pulang petang. Ada apa? Apa kau dipecat dari pekerjaanmu?" Aisha tak menghiraukan pertanyaan kakaknya itu. Malahan dia yang balik bertanya. "Apa Deniz sudah pulang?" Aisha bergerak ke arah kamar Deniz dan membukanya. Namun ia tak menemukan sosok putranya itu. "Harusnya aku sudah tahu kalau dia tidak akan pulang secepat ini, " kata Aisha sembari menutup pintu kamarnya kembali "Hey, Aisha! Jangan buat keributan lagi. Awas saja kalau kau memarahi keponakanku lagi." Nermin berdiri dari duduknya dengan tangan yang masih memegangi remot TV. "Keponakanku itu sudah bekerja, harusnya kau senang sebagai orang tua. Bukan marah-marah tidak jelas." "Lebih baik kau

