Tiba di depan apartment, Aydin melihat ke kanan kiri yang tampak remang-remang. Seperti tak yakin jika Aisha tinggal di tempat 'kurang layak' seperti itu. Pria itu menolah ke arah Aisha setelah melepas seat belt-nya. "Kau yakin tinggal di sini?" tanyanya penuh keraguan. "Aku bukan nyonya Alvendra yang tinggal di istana raja!" jawab Aisha menyindir, sembari melepas sabuk pengaman. Aydin hanya diam. Kemudian ia membuka pintu lantas lekas keluar mobil dan segera beralih ke pintu samping guna membukakan pintu untuk Aisha. Aisha turun dari mobil. "Kau mau aku antar sampai ke atas?" tanya Aydin lagi, matanya menerawang bangunan tua berjejer itu. "Tidak perlu," jawab Aisha datar. "Terima kasih atas tumpangannya." Aydin hendak berkata sesuatu tetapi Aisha menyelaknya lagi. "Selamat mal

