Gara sedang menyuapi Alesia makan di rumah sakit, entah kenapa hatinya justru memikirkan Yolla. Padahal jika dipikir-pikir Alesia lah yang telah menemaninya selama bertahun-tahun. "Gara, kenapa kamu melamun terus? Apakah kamu masih bersedih karena aku keguguran? Maaf ya, akulah yang tidak bisa menjaga anak kita," ucap Alesia pilu. "Seharunya aku yang minta maaf, karena akulah yang membuat kamu frustrasi masalah Yolla. Tapi kenapa tidak sejak awal kamu bilang kalau hamil?" tanya Gara penasaran. "Waktu itu aku baru mau bilang, tapi kamu sudah duluan bilang mencintai Yolla. Lalu aku bisa apa? Aku tidak ingin menghalangi kebahagiaan kamu, terlebih lagi nanti jika nanti kedua orang tuamu tahu dengan kehamilanku akan semakin menekan karirku," balas Alesia. Gara terdiam, seharusnya saat ini d

