Gara ditelpon Alesia, tetapi tidak tega menurunkan Yolla di tengah jalan. Namun, tiba-tiba Yolla terbangun sebab ponselnya berdering. Yolla langsung panik, dan marah yang tidak tertahankan begitu mendengar telepon dari Ayahnya. "Ada apa, Yolla? " tanya Gara penasaran. "Butar balik, antarkan aku ke halte sekarang aku sekarang, " pintar Yolla meneteskan air matanya. "Iya, tapi kamu cerita padaku apa yang terjadi sampai kamu menangis? " jawab Gara tidak bisa menolak. "Aku punya dua adik kembar laki-laki, namanya Dika dan Dicky. Beberapa hari yang lalu Dicky kecelakaan tabrak lari, dia harus dioperasi. Karena lukanya parah dia tetap harus di rawat di rumah sakit terbaik. Padahal sudah aku bayar lunas, tetapi malam ini ayah bilang kalau petugas rumah sakit mengembalikan

