Yolla agak heran dengan Gara yang malam ini tampak berbeda, pemuda tersebut terlihat ramah dan bisa berbaur dengan keluarganya. Setelah makan bersama, Gara berniat untuk tidur di hotel terdekat sebab tidak mungkin menyetir pulang dalam situasi lelah dan mengantuk. "Gara, aku akan menemani adikku di sini, " ucap Yolla. "Iya, aku tahu. Besok pagi aku jemput kemari dan kita pulang, " balas Gara. Selepas kepergian Gara tiba-tiba saja datang dua orang perempuan yang langsung menatap tajam ke arah Yolla. Seketika Yolla bergidik merinding, seperti trauma yang menghantuinya selama ini. "Kenapa kamu merayu putraku? Dasar perempuan tidak tahu malu!" "Pokoknya besok pagi kamu harus bawa adik kamu itu pergi dari sini, jika tidak akan aku usir secara paksa! " "Tolong jangan begini, Nona.

