Yolla mengantar Gara sampai tempat parkir, juga ingin berbicara berdua mengenai masalah tadi. "Gara, Terima kasih karena kamu sudah menolong aku. Tapi soal rumah itu apakah benar mau kamu belikan? Aku kira jika sudah berhenti masa kontrak aku menjadi kekasih bayaranmu, " tanya Yolla agak cemas. "Iya, toh bagiku sama saja kan aku beli sekarang atau nanti. Lagian aku kasihan pada dua adikmu, " jawab Gara. "Terima kasih, Gara, " ucap Yolla sambil menangis. "Hey, ini bukan gayamu tahu! Jangan menangis begitu dong, " bujuk Gara tak suka melihat Yolla bersedih. "Aku hanya terlalu senang, untuk sekian lama ada orang yang baik pada keluargaku. Selama ini saudaraku saja bahkan malah bertepuk tangan melihat hidup kami susah, " tangis Yolla. Gara terkejut, tanpa sadar memeluk Yolla dan me

