Tanpa

1724 Kata

Kejadian hari ini membuat Alin sadar kalau suaminya tidak benar-benar seperti yang dia pikirkan selama ini. Fikri yang dia pikir hanya anak muda, yang selalu memikirkan dirinya sendiri, ternyata adalah suami yang berani membahayakan dirinya untuk menyelamatkan Alin. Dia sangat beruntung memiliki Fikri. Khususnya sebagai suami. Kalau hanya sebatas mahasiswa, mungkin Alin belum tentu merasakan kehangatan sikapnya Fikri. Hal yang diwajarkan jika suaminya ditaksir banyak mahasiswi di kampus. Baik Alin dan Fikri masih belum mau mengulas kejadian hari ini. Fikri tidak mau kalau istrinya menceritakan dan membuat dirinya tidak nyaman. Fikri mau mendengarkan hanya jika Alin mau, bukan diminta menjelaskan. “Terima kasih, Edwin, Putra, Fajar. Kalian sudah mau membantu Fikri untuk menyelamatkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN