“Kamu tidak perlu menegur Fikri, Wanda. Saya bisa mengatasinya sendiri,” ucap Alin yang sedang membawa semangkuk besar berisi topoki dan juga beberapa gorengan di sana. Tidak lupa juga ia membawa dua mangkuk kecil dan peralatan makan lainnya. “Lagi pula lebih baik Fikri mengerjakan tugas di luar kalau memang itu membantunya lebih cepat selesai. Saya tidak mau menjadi beban untuk dia.” Jawaban Alin bisa diterima Wanda. Memang benar kalau Alin pasti akan mementingkan tugas kuliah Fikri dibandingkan dirinya mengingat profesi dia yang sebagai dosen. Lagi pula Alin pasti bisa mengurus dirinya sendiri dengan baik. Tidak mungkin juga Alin akan kenapa-kenapa, dia sudah pernah hidup sendirian juga sebelumnya. “Oke kalau begitu. Kamu buat apa?” tanya Wanda. Wanda langsung mencicipi topoki buatan

