Kini dengan kedatangan Silvia yang tak diundang, emosi Miranti semakin campur aduk. Kehadiran Silvia terasa seperti pengingat terus-menerus akan semua yang telah dilihat dan didengar Miranti akhir-akhir ini. Sesaat, Miranti hampir menyerah pada keinginan untuk bertanya langsung kepada Silvia—hanya untuk mengetahui kebenarannya. Namun ia menahan diri, rasanya terlalu tiba-tiba, terlalu tidak pantas. Lagipula, sejak Silvia pertama kali muncul di hadapannya, baik dalam perkataan maupun tindakan, ia tampak berada di pihak Miranti. Jika memang ada sesuatu antara Silvia dan Evan, akankah Silvia mengakuinya? Dan jika kabar itu sampai ke Evan, itu hanya akan memperburuk keadaan—Evan membenci konfrontasi semacam itu. Namun dorongan itu muncul hanya karena ia begitu bimbang, sangat ingin tahu k

