Mobil di depannya terbuka, dia berjalan mendekat dan Davema telah ada di sana. Melihat padanya dengan bingung dan segera lebih dekat untuk melihat kekacaun dalam dirinya. Davema tidak mengatakan banyak hal, hanya memberikan dia bungkusan dan meraih tubuhnya yang sepertinya bisa jatuh kapan saja. Dia sudah serapuh porselen sekarang, dia bisa hancur hanya dengan sedikit sentuhan saja dan Davema jelas menyadari hal itu. Perempuan itu begitu mengerti dan itulah yang membuat Abigail cukup nyaman. Karena dia tidak harus dipaksa mengatakan banyak hal yang tidak di butuhkan. Davema membawanya masuk ke mobil. Membiarkan Abigail masuk ke bagian belakang dan Davema menunggu di luar. Abigail membuka satu-satunya pakaian yang membungkus tubuhnya. Kemeja pria itu. Tidak ada apapun dibaliknya. Dia te

