"Kau demam." Ucap Edward dengan rasa panik. Edward segera mengacak-ngacak kotak obat yang ada di dapur, mencari obat pereda panas sebelum meminumkannya ke Christy Edward ada menyuapi sedikit bubur abalon yang dibelinya tadi kepada Christy. "Makanlah." Ucap Edward seraya menahan tubuh Christy agar bisa duduk dengan benar. Christy setengah sadar, memakan beberapa suap bubur abalon lalu meminum obat tersebut. Lalu tertidur lagi karena masih merasakan pusing yang sangat berat di kepalanya. Edward mengukur suhu chirsty kembali, merasa belum reda juga. Edward pergi lagi ke dapur. Mengambil sebaskom air dingin lalu mencari-cari handuk kecil dan mulai mengompresnya. Beberapa jam di kompres suhu tubuh Christy masih belum turum juga. Akhirnya Edward memutuskan membawa Christy ke rumah sakit unt

