bc

CINTA DAN TUANNYA

book_age12+
3.0K
IKUTI
21.1K
BACA
possessive
family
fated
comedy
sweet
virgin
gorgeous
naive
passionate
like
intro-logo
Uraian

Malam itu hujan turun dengan lebatnya. Christy Xu pulang dengan berlari mengabaikan hujan dan petir . Dia baru saja membujuk ibu dari pria yang dia cintai agar merestui pernikahan Putranya dengan wanita yang telah dipilih Putranya. Christy Xu begitu mencintainya sehingga memilih melepaskannya jika itu membuat pria yang dia cintai bahagia.

Christy Xu berlari sambil menangis, tiba-tiba langkahnya terhenti, tersandung. Buugh. Christy pun terjatuh. Christy menghapus air hujan dan butiran-butiran air mata yang ada di matanya.

"Tuan, Tuan kau kenapa ?" tanya Christy sambil menggoyang-goyangkan tubuh pria yang tersungkur dan terlihat penuh darah itu.

chap-preview
Pratinjau gratis
PERPISAHAN
Nyonya Xie menangis harus melepaskan wanita sebaik Christy Xu. Malam itu Hujan turun dengan Lebatnya . Christy Xu pulang dengan berlari mengabaikan hujan dan petir. Dia baru saja membujuk Ibu dari orang yang dia cintai agar merestui pernikahan Putranya dengan wanita yang telah di pilih putranya. Christy Xu begitu mencintainya sehingga memilih melepaskannya jika itu membuat kaki-laki yang dia cintai bahagia. Christy Xu berlari sambil menangis. Tiba-tiba langkahnya terhenti dan tersandung . 'Buuuugh' Christy pun terjatuh. Christy menghapus air hujan dan butiran-butiran air mata yang ada di wajahnya. "Tuan, Tuan kau ini kenapa?" tanya Christy sambil menggoyang-goyangkan tubuh pria yang tersungkur dan terlihat penuh darah itu. "Aaah, dia berdarah," ucap Christy dengan panik dan ketakutan. "Tuan, Tuan sadarlah," ucap Christy sambil memapah tubuh pria itu. Dengan tubuh kecil imutnya, Christy agak kesusahan mengangkat tubuh pria itu. Christy membawa Pria itu ke Apartemennya. Dengan susah payah Christy memapah pria itu naik ke lantai dua ke unit Apartemennya. Christy merebahkan tubuh pria itu di sofa, lalu terduduk dengan nafas tersengal-sengal di sampingnya dan menatapi pria asing tersebut. "Huuufh," Christy mencoba mengatur nafasnya lalu bangkit mengambil kotak P3K nya. "Apa yang terjadi pada pria ini," cap Christy sambil membersihkan luka pada tubuh pria itu. Wajahnya nampak terlihat habis di pukul dan ada beberapa luka tusukan di tubuhnya. "Ini, ennn apa yang harus kulakukan dengan ini." Ucap Christy bergumam pelan karena merasa takut dan gemetar. "Een, apa yang harus ku lakukan dengan luka ini ?" ucapnya sambil terus membersihhkan luka-lukanya dengan alkohol. Christy menghentikan pendarahannya dengan menakan pelan di bagian lukanya lalu menempelkannya dengan kain kasa. Christy ada mengganti pakaian pria itu dengan Kemeja Eric Xie yang masih ada di Apartemennya. Kemeja itu nampak pas di tubuh pria itu. Christy sangat merasa kelelahan dan tertidur di bawah sofa. Tak berapa lama Pria itu tersadar. Melihat Chrstiy tertidur. Lalu mencoba bangkit dari sofa, mencoba berdiri tapi malah terjatuh menindih tubuh Christy yg sedang terlelap tidur. "Aaah, apa yang mau kau lakukan?" tanya Christy ketakutan. "Kau bantu aku panggilkan taksi," ucapnya sambil menahan sakit. Christy memapah pria itu duduk di sofa. "Kau tunggu lah disini, aku akan mencoba mencari taksi," begitu Chirsty membuka pintu nampak Eric Xie tengah berdiri di depan pintunya. "Eric, sedang apa kau disini?" tanya Christy. Eric menarik lengan Chrity masuk ke dalam. "Apa kau sudah bicara dengan ibuku?" tanya Eric. "Iya," jawab Christy sambil mengepalkan tangan dan menahan tangis. "Kau pulanglah, aku sudah membujuk ibumu agar memberikan restu kepadamu. Mulai hari ini kita tidak ada hubungan apa-apa lagi," ucap Christy Xu. Eric menyadari jika sedari tadi ada yang memandangi mereka. "Kau, kau siapa?" tanyanya. Christy teringat kalu dia baru saja membawa pria asing ke Apartemnnya. "Aku Edward, temannya," jawabnya enteng. Melihat kemejanya di pakaikan ke Edward hati Eric terasa panas. "Bagus sekali Christy. Nampaknya tidak memakan waktu lama untuk melupakanku," cap Eric. "Eric aku sudah tidak menyambutmu lagi disini, kau pergilah," ucap Chirsty Xu. "Jika ada barang-barangmu yang tertinggal di sini aku akan mengirimkannya kepadamu," tambah Christy. Dengan hati marah Eric meninggalkan Apertemen Christy. Edward terus mengamati Christy yang sedang menahan tangis. "Apakah wanita ini baru saja di campakan," Pikir Edward. " kau tunggulah disini, aku aka mencarikan taksi untukmu," ucap Christy lagi.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Suamiku Bocah SMA

read
2.6M
bc

Super Psycho Love (Bahasa Indonesia)

read
88.6K
bc

Sekretarisku Canduku

read
6.6M
bc

ISTRI SATU JUTA DOLAR

read
438.0K
bc

Dear Pak Dosen

read
434.2K
bc

Pengantin Pengganti

read
85.9K
bc

Air Mata Maharani

read
1.4M

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook