Christy menapuk wajah tampan Edward. "Direktur Gu, kau terlihat sangat tampan. Sangat-sangat tampan." Ucap Christy tertawa manja menggemaskan. Hati Edward berdegup , dugh-dugh seperti genderang yang di tabuh kencang karena Christy memujinya. Edward mendudukan Christy di sofa, lalu pergi ke dapur mengacak-ngacak kotak obat dan mencari obat pereda mabuk, lalu meminumkannya kepada Christy. Setelahnya Edward membawa Christy ke kemar mandi. "Ayo kita bersihkan dulu dirimu." Ucap Edward. Edward membantu sedikit Christy membersihkan tubuhnya, Lalu pergi mengambil piyama di kamar Christy. Ketika membuka lemari pakaian Christy, terpikirkan Ide memiliki piyama berpasangan pun muncul di benak Edward. "Esok aku akan menaruh beberapa stel piyama berpasangan disini." Ucap Edward. Christy masuk k

