"Maafkan aku Tuan." Ucap Christy terbata seraya dengan reflek merapihkan setelan jas Howard Fu. Christy segera berdiri, dan merapihkan rambutnya lalu menyilangkan kedua tangannya dan mengucapkan salam kembali dengan sopan. "Selamat pagi Tuan Howard Fu, aku Christy." Ucap Christy sambil membungkukan lehernya memberi tanda hormat kepada Howard Fu. "Duduklah!" Howard Fu. "Terima kasih Tuan." Jawab Chritsy lalu duduk. Howard Fu membuka-buka file data riwayat hidup Chirsty dan membacanya dengan seksama lalu menatap kepada Chisrty. "Jadi kau hanya memiliki pengalaman menjadi sekretaris Presiden Direktur Textile Gu." tanya Howard. " Ya Tuan, namun aku adalah pengamat yang baik dan cepat beradaptasi untuk mempelajari sesuatu hal yang baru." Jawab Christy dengan yakin. "Jika aku

