Menutupi Kenyataan

1131 Kata

  Ye Lily seketika itu langsung terbatuk ketika Liam Ye menodongnya sebuah pertanyaan yang sangat sensitif. Ia tidak menyadari bahwa rona wajahnya kini semerah buah kesemak yang telah matang, begitu ranum, begitu menggemaskan. “Aku ... Aku ... tidak kok ....” jawab Ye Lily dengan kata kata yang terbata bata. Liam Ye semakin menaruh perhatian kepadanya dan tak segan terbahak menertawakan kecanggungan adik bungsunya. “Ha ha ha ... adik, aku tahu betul sifatmu. Kamu tidak piawai berbohong. Semakin kamu menutupi kenyataan dengan kebohongan, semakin terlihat jelas upaya kerasmu itu sia sia. Sudahlah, jangan berusaha sekeras itu hanya untuk sebuah kebohongan. Aku tidak bisa kamu siasati dengan alasan. Terlihat jelas di raut wajahmu, betapa kamu mengakui perasaanmu  ketika aku mempertanyakan i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN