Tepat pukul sebelas siang, Kania keluar dari area sekolah. Sebenarnya jam sekolah belum usai, perempuan berjilbab kuning itu sengaja meminta izin karena ibu mertuanya sedang sakit di rumah. Sejak kejadian kemarin bu Sumarni terbaring lemas. Setelah memanggil dokter keluarga barulah diketahui jika tensi darahnya lumayan tinggi. Sebagai menantu dari salah satu pemilik yayasan Siti Khadijah tentu saja dia mendapatkan Izin dengan mudah, malah kepala sekolah menyarankan agar Kania fokus saja mengurus mertuanya. Hanya saja, Kania menolak karena sebagai seorang pengajar Kania menanggung tanggung jawab yang besar. Apalagi hari ini dia sudah berjanji akan mengadakan ulangan harian. Kania melewati gerbang sekolah, dia tersenyum ramah kala seorang penjaga tersenyum dan membungkuk dengan ho

