“Kamu cantik” ucap Panji, Aurel pun terseyum melihat Panji duduk dihadapan Aurel yang masih duduk di kursi roda, mereka menikmati udara pagi itu masih di rumah sakit. “Terima kasih” ucap Aurel. “Siapa kamu sebenernya?” tanya Aurel, Panji pun diam sesaat. “Maksud kamu?” tanya Panji. “Aku tau dari Robby kalo kamu yang udah nolongin aku waktu kecelakaan dan kenapa kamu masih disini sampai saat ini?” ucap Aurel. “Robby cerita banyak soal kamu ke aku” ucap Panji. “Ohh itu” ucap Aurel, Panji pun tersenyum. “Aku juga pernah kehilangan, seseorang yang paling aku cintai dalam hidupku, seseorang yang mengajarkanku banyak hal, aku mengerti bagaimana sakitnya kehilangan, bukan hanya hati yang sakit, tapi akal sehat juga ikut sakit. Butuh waktu lama untuk menyembuhkan semuan

