Part 48 - 1

1105 Kata

“Aurel denger dari Panji, Papa ketemu Jonathan di rumah sakit, benarkah?” tanya Aurel, mereka menikmati malam terakhir di tempat itu berdua duduk di taman belakang. “Oh itu, iya Papa ga sengaja ketemu dia, ternyata istrinya melahirkan seminggu yang lalu di rumah sakit itu juga” ucap Wijaya, Aurel pun mengangguk mengerti. “Gimana perasaan kamu saat ini?” tanya Wijaya. “Sudah baik-baik saja” ucap Aurel. “Hati kamu gimana?” tanya Wijaya, Aurel diam sejenak, ia tidak tahu bagaimana keadaan hatinya saat ini, ia masih merasakan cintanya untuk Jonathan, namun ia sedikit menemukan kenyamanan dari Panji, entah itu perasaannya saja atau pria itu merasakan hal yang sama dengannya, ia belum tahu dan belum ingin memastikan itu. “Papa hanya ingin yang terbaik untuk kamu, maaf jika Papa egois, Papa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN