Empat hari telah berlalu dan Anin sudah bisa menerima kepergian ayahnya itu, dia sekarang sudah kembali menjadi Anin yang biasanya. Ceria dan sangat menyenangkan semua orang, tapi bedanya dia sekarang makin semangat untuk belajar demi masa depannya. Tanggung jawab yang papahnya berikan akan dia lakukan dengan sebaik baiknya. Walaupun dia tadinya nggak ingin sekolah tentang bisnis tapi karena hal ini dia harus merelakan mimpinya untuk menjadi seorang dokter. Dia sudah memantapkan pilihannya untuk meneruskan bisnis ayahnya ini, dia berjanji akan belajar sebaik baiknya agar tidak mengecewakan keluarganya. Anin sudah bersekolah dan seperti biasanya diantar oleh kakaknya, Aska juga sangat berperan penting baginya. Anak laki laki itu juga merasakan apa yang Anin rasakan makanya kakaknya selalu

