Pak Gian, orang kepercayaan sekaligus asisten ayahnya menghampirinya. Dia berkata kalau David koma semenjak tadi malam, laki laki paruh baya ini juga sangat sedih karena hal ini. Dia sudah menganggap David sebagai anaknya sendiri. “terus ayah gimana” Tanya Anin, dia sangat sedih bahkan air matanya sudah mengalir deras. Edo langsung menenangkan gadisnya itu, dia tahu gadisnya sangat sedih dengan berita yang di dapatkannya itu. mana mungkin dia hidup nyaman tanpa ayahnya itu. “sabar sayang, ucap Edo memeluk Anin dia sedikit tau pasti perasaan Anin itu, gadis ini hatinya sangat lembut dan gampang menangis. Mamah Cika nangis aja dia ikutan nangis. “David sudah menjalani banyak perawatan tapi kondisinya masih begini, bahkan dia juga sempat down kemarin” ucap Gian Anin tak bisa membendu

