Penyesalan Seorang Ibu

1073 Kata

"Dasar bodoh!" Teriak Ladoya melihat percakapan terakhir Ari dengan Mimi. "Apa dia tidak bisa mengetahui wanita itu sedang berbohong?" erangan khas Ladoya terdengar menyeramkan "Sudah cukup Ladoya, tugas kita hanya menjaga Arya" Barata tiba-tiba datang menjelma menjadi seorang kakek tua. "kenapa dengan wujudmu itu Barata?" ladoya memandang sinis kepada sosok kakek tua tersebut. "Ada sesuatu yang harus aku urus, bisakah kau jaga Arya selama aku pergi?" pinta Barata kepada rekannya. "sesuatu??" tanya Ladoya dengan nada heran. "Hmm" tidak bisakah sekali saja jangan mengesalkan ku Ladoya?" tanya barata merubah kembali wujud tuanya menjadi seekor harimau putih. "Nah itu lebih baik, dari pada melihatmu dengan wujud buruk rupa!" ucap Ladoya lalu membias menghilang. "Shifaa sini turun, sua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN