Chapter 20

1273 Kata

TRAGEDI VELANTINE KEDUA Jantung Atha berdebar hebat saat melihat mercusuar dan kerlap-kerlip lampu pelabuhan Ketapang. Hari masih sangat gelap saat kapal yang ditumpanginya bersandar. Dia belum percaya jika harus kembali ke tanah kelahirannya secepat ini. Dia sengaja mengambil jalur darat untuk sampai di rumahnya. Bayangan perjempuan dengan Delia membuat jantungnya bekerja lebih cepat. Bagaimana keadaanmu, Del? Apakah kamu sudah bahagia dengan lelaki itu? Mungkinkah kamu masih mengingatku? Semua pertanyaan itu muncul dalam hatinya. Setelah turun dari kapal, lelaki itu memanggil taksi untuk mengantar ke hotel terdekat. Dia perlu mengistirahatkan tubuhnya sejenak sebelum menemui Imran di kantor nanti. Atha memang tidak langsung pulang ke rumah orang tuanya. Dia masih perlu waktu untuk men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN