HARI ITU Hari itu saat pernikahan Delia akan di langsungkan. "Kamu banyak berubah, Mir. Bagaimana bisa kamu ...?" Perkataan Delia tercekat di tenggorokan saat Syafiq merangkulnya. "Maafkan aku yang dulu, Del. Aku sudah memendam kebencian selama bertahun-tahun karena dia." Tatapan Mira berpindah pada Syafiq. "Memang kenapa sama masku, Mir?" Delia melirik Syafiq. "Nanti, Mas, jelaskan! Sekarang kamu dandan yang cantik! Bentar lagi akad akan segera dimulai." Syafiq menyentuh sayang pipi adiknya. "Curang kalian. Nyembunyiin sesuatu dari aku selama ini." Calon pengantin itu mengerucutkan bibir. Merajuk agar mereka mau menceritakan apa yang telah terjadi. "Duh... duh. Manjanya adikmu, Mas," goda Mira. "Calon adikmu juga nanti," balas Syafiq disertai kerlingan mata pada Mira. Delia menau

