Abigail menerima surat itu dan mulai membuka lalu membaca smeua isinya. Itu adalah surat cinta Dimas yang berisi untaian kata yang mengungkapkan seluruh perasaannya. Pengakuan seorang lelaki sejati yang mengagumi sosok Dara, lelaki yang hanya memikirkan Dara di setiap waktu, lelaki yang tak bisa melepaskan bayangan adik kelasnya itu. Semua terungkap dengan gamblang dan jujur serta penuh ketulusan. "Menurut Kak Abi apa? Terlalu hiperbola ya?" tawa Dara begitu renyah sambil mencomot makanan lainnya yang masih tersisa di piring sajian. Abigail tak menjawab dan melipat kembali urat itu lalu memberikannya pada Dara dengan senyum yang terpaksa. Abigail harus menampakkan senyum walaupun hatinya meronta -ronta tak etrima ada lelaki lain yang menyukai Dara. "Udah di baca semua? Menurut Kak Abi g

