247

1324 Kata

Dua keluarga bersahabat itu sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama. Mungkin ini adalah makan malam terkahir sebelum keindahan Arga dan keluarganya ke Amerika yang di majukan secara mendadak. Komunikasi Nita dn Clara tidak pernah putus, Clara sendiri sudah mengetahui hal ini sejka wacana kepindahan Arga belum pasti hingga surat pindah itu di turunkan dari kampus. "Semoga kamu bisa nyusul juga, Rey. Mungkin tidak ke Amerika bisa jadi ke negara mana? Swiss mungkin?" ucap Arga berharap Rey, sahabat seperjuangannya itu juga bisa merasakan tinggal di negara orang. Rey menggelengkan kepalanya sambil mengunyah dan melirik ke arah Clara sekilas, lalu menggenggam tanagn Clara yang ada di atas meja makan. "Aku sih mau -mau aja. Asal istriku yang cantik ini mau mendukung setiap pek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN