Bentala dan Teka-tekinya

2002 Kata

"Makasih udah bantuin gue," ucap Allegra singkat. Samudera hanya mengangguk sok keren. Meski menyebalkan, tapi hari ini Samudera sudah menyelamatkan Allegra dari Tata dan intimidasinya. Mereka lalu turun dari motor dan masuk ke dalam rumah. Allegra langsung masuk ke kamarnya. Mendapati Bentala sedang duduk di jendela dengan earphone yang menyumpal telinganya sambil memejamkan mata. Allegra terpanah melihat ayu-nya sosok Bentala. Postur yang sempurna, hidung mancung, kulit putih pucat, rambut kecokelatan, bibir mungil, dan semburat merah alami di pipi. Apa yang orang sebut sebagai visual surgawi. Tatapan Allegra mendadak berubah sendu. Ia menerka-nerka, jika dia punya visual seperti Bentala, apakah hidupnya akan jauh lebih mudah? Apakah Tata berani menginjak-injaknya seperti hari ini? "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN