Remaja dan Mimpi

1277 Kata

Klik! Allegra tersihir sekali lagi ketika Samudera melepaskan helm dari kepalanya. Entah sudah berapa kali Allegra tersihir hari ini. Mungkin inilah yang orang-orang sebut sebagai mabuk asmara. Tak mampu dipahami sepenuhnya, namun nyata adanya. Allegra cepat-cepat masuk ke dalam rumah. Akibat debaran tak terkendali yang mungkin meledakkan jantungnya. "Udah pulang, Le?" tanya Papa. "Udah, Pa." "Pipimu kenapa merah begitu? Demam?" tanya Papa. Iya, demam asmara adalah jawaban paling tepatnya. "Nggak, karena cuaca di luar panas, Pa!" ujar Allegra, beralasan. "Panas? Mendung lho di luar," ucap Papa. Allegra berpura-pura tidak dengar kemudian naik ke kamarnya begitu saja. Padahal Papa belum selesai berbicara. Begitu Allegra membuka pintu kamarnya. Allegra kaget setengah mati. Nyaris ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN