"Halo?" "Kamu baik-baik aja?" "Iya, aku baik-baik aja. Sekarang lagi di kantin rumah sakit, cari makan." Allegra bisa merasakan kekhawatiran Sagara dari nada bicaranya. Laki-laki itu mungkin sedang menggigit kukunya sambil duduk di sofa apartemennya sambil menunggu jam kerja. "Doaku senantiasa buat kamu. Jangan lupa makan dan jangan lupa bahagia," kata Sagara. "Iya, ya udah aku tutup ya? Aku mau pesan makanan dulu." "Oke. Aku sayang kamu." Begitulah percakapan Allegra dan Sagara berakhir. Tidak ada yang istimewa. Sagara menelepon karena khawatir setelah mendengar cerita dari Garnet. Akhirnya Allegra harus mengabari bahwa dia baik-baik saja. "Terima kasih," ucap Allegra pada ibu kantin yang mencatat gado-gado pesanannya. Gado-gado adalah menu langganan Allegra dimanapun dia makan.

