"Selamat, ya. Keponakanku cantik, kayak mamanya," ucap Farhan, usai meng-adzan-i keponakannya. "Han..." panggil Citra setelah suster mengambil putrinya dan membawanya ke ruang bayi. "Rani menggungat cerai Mas Firman," sambung Citra. "Sttt. Kamu habis lahiran. Ngomong yang lain aja, ya." Farhan meletakkan telunjuk di depan bibirnya. Dia tak ingin membahas tentang apapun hingga kondisi Citra stabil. Dia baru saja melahirkan. "Apa kamu sudah tahu?" Citra mencurigai sesuatu. Farhan menarik nafas. Dia ingat kalau Citra keras kepala. Apa yang ingin diketahui. pasti saat itu juga harus tahu. “Kamu baru tahu kalau Firman dan Rani akan bercerai?” Farhan balik bertanya. “Jadi, kamu sudah tahu?" Mata Citra menatap tajam pada Farhan yang duduk di kursi di samping ranjang. Mengapa tidak me

