“Tidak!” terdengar suara lantang dari arah pintu. Serentak Citra dan Firman menoleh ke sumber suara. “Kami tidak rela Citra hidup bersamamu lagi! sudah banyak kebohongan dan kekecewaan yang kamu berikan kepadanya.” Hanung tiba-tiba sudah berdiri di depan pintu bersama Papi dan Maminya Citra. Rupanya mereka sudah mendengar kalau Citra sudah melahirkan. “Urus segera perceraianmu dengan Citra. Semua sudah berakhir,” ujar Papi Citra. Citra tahu, papi dan maminya sangat kecewa kepada Firman. Bagi orang tua Citra sudah tidak ada maaf bagi pengkhianat cinta. Apalagi sekarang Citra sudah melahirkan dan tidak menunjukkan hubungan yang membaik. Buat apa mempertahankan ikatan jika salah satu darinya masih terus mengkianatinya. “Jika kamu tidak sanggup mengurusnya, biar papi yang akan menguru

