KEMBALI

1187 Kata

Firman masih menatap kepergian Farhan. Firman baru beranjak ketika mobil yang dikendarai adiknya itu benar-benar hilang dari pandangannya. “Ngapain dia ke sini, Dik?” tanya Firman. Nadanya meninggi, kentara dia menyimpan cemburu. Bahkan, sikap Firman seolah hubungannya dengan Citra masih sama seperti sebelumnya. Dia menganggap masuk rumahnya sendiri. Apalagi, saat dia pergi pun, dia belum menjatuhkan talak pada Citra. Firman sengaja mengulur waktu, sembari menanti keajaiban akan berpihak padanya. Tiga bulan Firman meninggalkannya. Entah mengapa, tiba-tiba ada rasa rindu dalam dadanya. Citra menggeleng. Dia ingin menghempaskan rasa yang tak seharusnya ada. Ah, Citra benci perasaan itu. Harusnya dia segera melupakan Firman. Tapi, mengapa ini menjadi sulit. Janin dalam kandungannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN