Wisata Masa Lalu

1363 Kata

Di dalam ruangan yang berbau khas itu Nindy menunduk dengan takut. Dia memainkan tangannya yang basah dengan gelisah. Sedari tadi Nindy tidak berani untuk mengangkat kepalanya. Dia terlalu takut dengan tatapan tajam Raka yang baru saja sadar setelah melakukan operasi patah tulang kemarin. "Mau sampai kapan kamu nunduk?" tanya Raka dengan suara pelan. Masih dengan menunduk, Nindy menggeleng pelan. Sesekali dia mengelap cairan hidung yang ikut mengalir bersama air matanya. "Liat saya." Nindy kembali menggeleng. Dia akan semakin merasa bersalah jika melihat keadaan Raka. "Liat saya Nindy," ucap Raka tenang tapi penuh dengan penekanan. "Nggak mau, takut." Nindy berucap lirih. Raka menghela napas dan menyandarkan kepalanya di kepala ranjang. Pemulihannya terhitung cepat dan dia sudah bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN