Aku tersenyum lebar pagi ini, pagi dimana aku akan mengantar Kanya memeriksa kan kandungannya. Setelah kemarin-kemarin dia hanya datang sendirian. Macam dia tengah LDR denganku saja, tapi memang tugas dan jadwal pemeriksaannya selalu bertabrakan. Sekarang, waktu sudah berjalan cepat, kandungan Kanya memasuki bulan ke 6. Sudah cukup besar perutnya dan sudah sulit menggendong Ara seperti biasanya. Dan katanya aku sudah bisa mendengar detak jantung calon buah hatiku, berikut dengan jenis kelamin apa yang ada di perut Kanya saat ini. Dan jujur, agar keluargaku lengkap, aku ingin memiliki anak laki-laki setidaknya satu saja. Kalau dikasih kembar malah Alhamdulillah, tapi kan itu urusan Tuhan. Apapun rezeki anak yang Allah berikan aku harus bisa menjaganya dan menerimanya. Masih menunggu antr

