19. Berubah (?)

1115 Kata

David memperhatikan cara makan Liona yang bisa dikatakan terburu-buru. Satu piring nasi beserta lauk ia habiskan dalam sekejap. Tanpa laki-laki itu duga, Liona kembali mengambil nasi lengkap dengan lauknya. David dibuat melongo melihatnya. Porsi makannya benar-benar menakjubkan. "Lo doyan apa laper?" "Aku laper tadi siang enggak makan." David terkejut mendengar penuturan Liona. Itu berarti dia tidak makan seharian. Apa yang dipikirkannya sehingga tidak makan? "Aku juga capek. Kakiku pegel, tadi aku ke sekolah jalan kaki," kata Liona yang lebih mengarah ke mengadu. "Kenapa enggak naik angkot atau taxi? Kenapa juga lo enggak makan di kantin?" David masih setia menatap Liona yang makan dengan lahap. Liona menunduk setelah selesai makan. Tangannya memilin ujung baju yang dia kenakan, "A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN