"Makasih udah mau anter sampe rumah." "Oke, besok gue cari lo di kelas. See you!" Via melambai kemudian melajukan mobilnya menembus angina sepoi-sepoi di sore hari. Rasa-rasanya tubuhnya sangat lelah. Liona melangkah menuju kamar berencana untuk mandi dan segera mengistirahatkan tubuhnya. Belum sempat tangannya menyentuh gagang pintu, David datang dengan tatapan datar ciri khasnya. "Dari mana?" "Ketemu temen lama. Tiba-tiba aja datang waktu aku di ruang kesehatan." "Udah makan?" Liona menggeleng pelan dilanjutkan dengan cengiran. Terdengar decakan keluar dari mulut David. Dengan kesal dia kembali ke dapur diikuti Liona di belakangnya. Tangannya dengan cekatan mengambil dan menata makanan di atas meja. Liona menatapnya dengan senyum tertahan. Tanpa disuruh dia langsung mengambil makan

