Pagi ini, setelah sarapan … mereka bersiap untuk menuju Candi Borobudur. Letaknya yang cukup dekat membuat mereka bisa menjangkaunya dengan mudah. Milana masih dengan setia dan sabar membantu Niel untuk berjalan, karena luka yang Niel miliki membuatnya sedikit jalan terpincang. Mereka masuk ke dalam mobil untuk menuju area Candi, dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk sampai di sana. Setelah mobil terparkir, mereka berjalan-jalan di sekitar halaman terlebih dahulu. “Langsung masuk aja deh, waktu kita gak banyak di sini,” ujar Theo pada Milana. “Oke,” jawab Milana. Seperti biasa, Theo tidak akan melepaskan Vivi dari sampingnya. Ia selalu menggandeng tangan pacarnya itu. “Yang, naik? Jangan?” tanya Theo. “Gue mau naik, tapi lu gendong!” ujar Vivi. “Ada katrol gue pake

