Pukul delapan pagi, seperti biasanya keluarg Sanjaya Kesuma telah berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi. Sanjaya dan sang istri tampak kelihatan rapi. Seperti yang telah mereka rencanakan sebelumnya, suami istri itu akan berangkat ke Sumatera Utara untuk menjemput si bungsu Reina Santika. Setelah mengabari sang ayah lebih dulu, Sanjaya akhirnya memutuskan untuk berangkat usai sarapan pagi. Tak banyak barang yang mereka bawa dalam perjalanan kali ini, sebab kepergian mereka hanya sementara. Banyak hal yang harus diurus menjelang pernikahan si putri sulung, Keira. Pagi ini, mereka makan dalam diam. Tak ada yang membuka suara seperti sebelumnya. Keira ikut duduk untuk sarapan bersama mereka. Gadis itu bahkan sudah terlihat rapi seperti kedua orang tuanya. Marta bersama para bawahannya

