Sebuah Kesalahan

1712 Kata

"Kamu?? Tak disangka, kita bertemu lagi." Terdengar suara seorang pria diiringi sebuah tawa renyahnya. Amanda menatap wajah lawan bicaranya. Dia sangat terkejut saat mendapati pria yang bermalam dengannya kembali menemuinya. "Saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahas masalah pribadi,” ujar Amanda yang berusaha menahan diri agar wajahnya tak menyerupai kepiting rebus saat mendengar perkataan pria itu. “Ah, maafkan saya yang tak tahu menahan diri,” ujar pria di hadapannya. Meski ucapan lelaki yang berhadapan dengannya biasa saja, entah mengapa Amanda merasa kalau pria itu terang-terangan menggoda dirinya. Tatapan pria itu sama sekali tak lepas menatap dirinya yang salah tingkah. Tak ingin terus menerus membahas tentang apa yang terjadi di malam sebelumnya, Amanda mengalihkan topik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN