KALI INI DIA BANGUN

1031 Kata

Paginya Sella lebih memilih bangun lebih awal. Tidurnya tidak nyenyak karena membawa banyak pertanyaan dalam benaknya, sayang sekali dia tidak bisa menegaskan kepada Rishan yang notabennya suaminya sendiri. Melangkah menuju balkon kamar. Menikmati udara segar pagi hari nampaknya bisa mengalihkan dunia Sella, meski hanya sekejap. Tangannya dengan lihai mengusap perutnya yang terisi buah hati mereka, buah hati yang sejak awal tidak diinginkan hadir, kini sebagai penyemangat dirinya dikala gundah. Pikiran Sella sibuk melayang kepada Romli, hingga detik ini dia belum kembali diberi kabar mengenai ayahnya. Untuk menjenguk rasanya tidak mungkin karena dia tahu baik keduanya tidak ingin saling bertatapan. Sella memilih jalan aman. Tapi dia sendiri yang tidak aman. Sella akui itu. Tub

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN