FAKTA SEBENARNYA

1121 Kata

“Sudah kenal berapa lama dengan Agnes?” tanya Mita dengan aura kelembutan yang terpancar di wajahnya yang galak. Dia tidak bisa bersikap bengis kepada Sella karena Mita tahu tidak sepatutnya wanita yang sedang mengandung cucunya diperlakukan tegas. Keterdiaman Sella membuat Agnes menggeleng pelan. Kakinya yang berada di bawah meja menendang tulang kering Rishan. Anehnya tidak ada pekikan, hanya pelototan maut saja. “Ibu bilang yang jelas karena istri Rishan nggak sehebat itu untuk mencernanya.” Sella makin tidak paham dengan situasi yang sedang terjadi. Dia diam saja. Helaan napas berat dari Mita membuat semua orang di meja makan menunggu dengan sabar. “Agnes ini anak saya. Kalian adalah saudara,” jelas Mita dalam satu tarikan napas saja. “Ibu harap setelah ini kalian bisa menjaga men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN