Tak Apa

1048 Kata

Perasaan Diba bingung sekali saat ini, dia tidak tahu harus berbuat apa. Tidak ada perusahaan start up yang akan di tuju untuk diajukan lamaran dan juga portopolio. Miris sekali nasibnya. Diba tengah berperang batin sekarang ini, apakah dia perlu meminta bantuan kepada sang suami ataupun tidak. Lama Diba termenung, namun sebuah panggilan suara menyadarkan dia kembali. Dari siapa lagi panggilan tersebut kalau bukan dari Zaid. Awalnya dia dan sang suami hanya mengobrol ringan. Tentang apa yang terjadi hari itu, tentang makanan apa yang mereka makan maupun mambahas isu-isu yang sedang berkembang. "Ada masalah kan Yang?" Diba kaget, kenapa Zaid bisa begitu peka terhadapanya. "Kok Mas mikir gitu, nggak ada lo." Diba pura-pura kaget dan langsung membantah. "Mas bisa ngerasain, dari tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN