Maukah Punya Bayi Lagi

1064 Kata

"Apa maksudmu sepihak?" tanya Mark tak mengerti. "Jangan pura-pura bodoh, aku tahu kau tidak mencintaiku. Kau hanya ingin menunjukkan pada mereka jika kau sudah memiliki kekasih. Entah apa alasannya, aku tidak tahu. Yang jelas, aku tidak mau menjadi tamengmu," terang Clara melipatkan kedua tangannya di dadanya. Clara tanpa ragu mengatakan prasangka yang ada di hatinya. Mark tiba-tiba mengerem mobilnya mendadak dan berhenti di sebuah jalan yang cukup sepi. Ia menghela nafasnya tangannya masih mencengkeram kemudi setir. "Kenapa berhenti di sini?" tanya Clara heran. Mark menarik tengkuk Clara dan melumat bibir wanita yang baru sebulan di kenalnya itu. Mata Clara membulat sempurna karena masih kaget dengan perlakuan Mark. Detak jantungnya bergemuruh seperti habis selesai lari maraton.  

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN