Dua Puluh Dua

1263 Kata

“Lo lagi nonton apaan, Ju?” tanya Meza sambil melihat ke layar ponsel Juan dengan ekor mata nya. “Ini video baru perang makanan nya Raditya Dika.” jawab Juan tanpa mengalihkan pandangan. Setelah beberapa hari belakangan ini ada mungkin sebagian anak di sekolah yang terpergok melihati Meza secara terang-terangan, itu tidak membuat Meza minder dari keramaian. Berada di antara keempat laki-laki yang menyenangkan sekaligus bisa melindungi dirinya adalah hal yang selama ini tidak pernah ia ekspetasikan. Setelah geng Rivan dan Viva la Vida dipertemukan di belakang sekolah dan membicarakan semuanya secara baik-baik tanpa perlu mengeluarkan energi untuk pukul memukul, kedua belah pihak sepakat untuk tidak ada pembatas di antara keduanya. Mulai sekarang, masalah individu yang terjadi akanlah te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN