Konsekuensi

1641 Kata

Agatha terlihat duduk menyangga dagu di meja Cafe sembari merunduk pada ponsel miliknya. Gadis itu nampak menghela kasar dengan wajah yang ditekuk. Ia mendongak kecil saat melihat Bagas berjalan mendekat kearahnya dengan tangan menenteng tiga gelas milkshake rasa taro. "Kenzo kemana, kok ngilang?" Ujar Bagas sembari meletakan tiga gelas itu, "Tadi ke toilet katanya perutnya sakit." Bagas mengangguk paham sembari mendudukan diri dan langsung mengisap pelan minumannya. Agatha meletakan ponselnya dan melirik Bagas yang kini mengedarkan pandangannya pada isi kafe. "Lo udah dengar kabar kalau kelas unggulan mau dibubarkan?" Bagas sontak terbatuk-batuk merasa kaget dengan ucapan gadis itu. "Dengar informasi dari mana lo, sejak kapan program berkelas kayak gitu mau dibubarkan begitu saja?" Ag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN