BAB 51

1442 Kata

“Mama ... Papa ....” Juleha—cewek maskulin tapi manja—seketika memeluk ayah dan ibunya ketika melihat ke dua orang paruh baya itu menyambutnya. “Haduh, Leha ... begimane kabar lu, Nak? Lu baek-baek aja’kan? Kagak ade yang kurang’kan dari badan lu. Ginjal lu masih ade dua’kan? Mata lu, lengkap. Telinga lu, lengkap. Suśu lu?” “Hush! Apanya kau ini, Mah. Bagian itu mana ada pula yang diambil sama orang.” Edo seketika menyentak tangan Aminah yang hampir saja menyentuh buah dɑdɑ anaknya. Aminah memeriksa setiap organ tubuh anaknya sesaat setelah pelukan mereka terlepas. “Mana tahu, Pa. Sekarang ini pan semua jadi uang. Ginjal orang dijual, jantung dijual, hati dijual, mata dan telinga juga dijual. Kali aja suśu juga di jual.” Edo memukul pelan bahu istrinya, “Kau ini ada-ada sajalah, Mah.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN