BAB 53

1617 Kata

Untuk pertama kalinya meja makan Wiwik diisi oleh banyak orang. Tidak hanya Juleha dan Bambang saja yang kini tengah menemaninya, tapi Edo dan Aminah juga ada di sana. Mereka semua begitu bahagia melihat anak dan menantu mereka ada di satu meja makan setelah seminggu lebih menghilang. “Senang kalilah hatiku ini. Tak sangkanya aku bisa melihat kembali senyum anak dan menantuku.” Edo membuka percakapan itu sebelum mereka semua menyantap hidangan yang sudah tersedia di hadapan mereka. Aminah bukannya menikmati senyum anak dan menantunya, malah menikmati hidangan yang sudah tersedia di atas meja makan. Matanya tidak pernah putus memerhatikan satu persatu jenis makanan yang sudah terhidang. Wiwik memang menyuruh asisten rumah tangganya masak banyak hari ini. Ia begtu bahagia dengan kepulang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN