BAB 43

1605 Kata

Juleha dan Bams sama-sama kekenyangan. Mereka berdua tidak menyangka akan disuguhkan makanan yang super lezat dan bikin kenyang. “Gue nggak nyangka lho, kalau kita akan dikasih makanan seenak tadi,” ucap Juleha yang kini duduk di samping Bams. Mereka berdua sama-sama menyandarkan punggungnya ke dinding. “Ternyata para penjahat itu baik juga ya, hehehe ....” “Oiya, Bams. Kayaknya si bos yang bernama Dennis itu, suka deh sama lo.” “Lo apaan sih, Macan. Geli gue tahu nggak.” “Ih, gue beneran ....” “Tahu dari mana lo kalau namanya Dennis.” “Emang lo nggak dengar tadi si wanita yang mukanya ada bekas sayatan itu bilang apa?” “Enggak!” Juleha menghela napas, “Dia bilang tadi, bos Dennis.” “Terus, apa urusannya sama gue?” “Dia suka sama lo, O’on.” Bams memutar kepalanya, menghadap ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN