“Cepat masuk!” gertak salah seorang anak buah Erwin. Pria hitam dengan tubuh kekar dan wajah sangar. Punggung dan lengannya penuh dengan tato. “Mas, gimana gue mau pipis kalau masih kayak gini. Bukain dulu dong ikatan tangan gue ....” Dua orang anak buah Erwin yang menemani Juleha hingga pintu kamar mandi, saling berpandangan. Mereka berdua berperawakan hampir sama. Tubuh tinggi, kekar dan hitam. Tubuh mereka penuh dengan tato. “Cepetan dong, buka!” perintah Juleha. “Kamu aja deh bantu bukain.” Pria yang satunya beranjak dari tempatnya berdiri dan memberi kesempatan untuk rekannya mendekati Juleha. “Haduh, Nek ... sini deh, biar abang bantu bukain ya ....” Juleha kembali kaget. Satu diantara dua pria kekar itu ternyata lekong juga, ckckckc ... “Heh! Lo mau ntar tangan lo ditusuk besi

