Seorang perempuan berwajah penuh polesan make up sedang berjalan dengan aura angkuh dan penuh percaya diri, dilihatnya semua pasang mata yang sesekali meliriknya dengan pandangan enggan. Kebanyakan dari mereka memilih diam menunduk mengabaikan perempuan bersurai merah terang itu karena tidak mau membuat masalah. Semua yang ada di sana tahu bahwa perempuan itu tidak akan main-main dengan orang yang membuat masalah dengannya, terlebih lagi status dan kedudukannya hampir sejajar dengan atasannya. Viola, ia berencana memberikan kabar bahagia ini pada Johan. Ia tidak sabar melihat bagaimana reaksi yang akan ditampilkan oleh Johan, pasti pria itu akan segera mengajaknya untuk menikah secepat mungkin. Viola merasa diatas angin karena telah mengalahkan Davika si mulut tajam itu, kali ini Viola ya

