“Loh nggak jadi makan di luar ya? Kok aneh sih maksudnya Vano apa deh.” Ujar Anin bingung. Pasalnya tadi sangat jelas bahwa Vano ingin makan di luar. Ia pun menyetujui hal itu dan tentu saja dirinya sangat interest dengan hal itu. “Jadi dong Nin, cuman emang luarnya agak beda sih. So ayo sekarang lo ikut gue deh.” Ujar Vano masih membuat Anin bingung dan ia belum juga beranjak dari sini. Bagaimana ia bisa beranjak jika dirinya di buat bingung oleh Vano. Jika di luar bukan kah seharusnya sekarang ini mereka keluar dari sekolah? Tapi kenapa malah saat ini Vano terlihat mengarahkan dirinya untuk masuk lagi ke dalam? Ini aneh makanya Anin belum mau untuk masuk ke dalam karena toh menurut dirinya ini salah. Orang Vano mengatakan akan makan di luar bukan di dalam juga. “Tunggu apa lagi sih Nin

